Kamis, 28 Juni 2012

7 Pertanyaan dan Jawaban Tugas Teori Administrasi

1.        Manajemen Arsip
·           Pertanyaan    : Apa fungsi dari manajemen arsip?
·    Jawaban    : Manajemen arsip memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan arsip dalam segi penciptaan, lalu lintas dokumen, pencatatan, penerusan, pendistribusian, pemakaian, penyimpanan, pemeliharaan, pemindahan dan pemusnahan arsip.

2.        Manajemen Rapat
·   Pertanyaan   : Manajemen rapat sangat berpengaruh bagi keefektifan rapat yang akan diselenggarakan. Apakah langkah-langkah untuk mengelola rapat yang efektif?
·           Jawaban         : Mulailah tepat waktu, nyatakan tujuan dengan jelas dan materi yang akan di bahas, mencatat jalannya rapat, pastikan semua topik dibahas, arahkan pertemuan kearah pengambilan keputusan, mengelola penggunaan waktu, mengelola konflik, mengendalikan rapat, kembangkan rencana tindak lanjut dan berikan penugasan, dan akhiri tepat waktu.

3.        Organisasi Perkantoran
·           Pertanyaan    : Apa saja prinsip-prinsip organisasi perkantoran?
·           Jawaban        :
1.      Prinsip Tujuan
Tujuan organisasi perkantoran atau kelompok fungsi dalam organisasi perkantoran harus dirumuskan dan dimengerti oleh setiap pegawai itu sendiri. Tujuan yang dimengerti akan berubah menjadi motivasi untuk mencapainya.
2.      Prinsip Kesatuan Fungsi
Setiap organisasi perkantoran terdiri atas sejumlah fungsi yang harus bekerja sama untuk mencapai tujuan utama organisasi perkantoran itu. Organisasi perkantoran merupakan suatu system yang terdiri atas sejumlah fungsi yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan.
3.      Prinsip Hubungan Individual
Organisasi perkantoran yang efektif terbentuk oleh pribadi-pribadi yang harus melaksanakan pekerjaan. Kendatipun organisasi perkantoran itu merupakan sebuah system, namun individu-individulah yang menyelesaikan pekerjaannya masing-masing.
4.      Prinsip Kesederhanaan
Organisasi perkantoran yang efektif bekerja berdasarkan atas kesederhanaan dan interelasi yang jelas. Kesederhanaan memudahkan para pelaksana untuk memahaminya, sedangkan interelasi yang jelas mengurangi keraguan.
5.      Prinsip Wewenang Sepadan dengan Tanggung Jawab
Setiap orang dalam organisasi perkantoran mesti diberi wewenang yang sesuai dengan tugas tanggungjawabnya sehingga ia dapat bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya tersebut.
6.      Prinsip Laporan kepada Atasan Tunggal
Agar tiap personalia mengetahui dengan jelas kepada siapa ia melapor, maka tiap petugas dalm organisasiperkantoran tersebut harus menerima perintah dari dan bertanggung jawab hanya kepada satu orang atasan.
7.      Prinsip Kepengawasan dan Kepemimpinan
Kepemimpinan dan pengawasan yang efektif mesti ditegakan sehingga tujuan organisasi perkantoran itu dapattercapai. Pengawasan yang efektif akan mencegah perubahan arah dalam mencapai tujuan. Sementara itu, pengawasan yang efektif pun merupakan proses belajar bagi organisasi di waktu yang akan datang.
8.      Prinsip Jangkauan Pengawasan
Agar pengawasan dan kepemimpinan dalam organisasi perkantoran efektif, jangkauan pengawasan di bawahpengawasan langsung dari seorang menejer kantor atau seorang pengawas seyogyanya dibatasi, semakinjauh pengawasan menejer kantor semakin besar kemungkinan menurunnya pertambahan kemampuan pengawasan.

4.        Sistem Komunikasi Perkantoran
·           Pertanyaan    : Apa saja jenis-jenis komunikasi perkantoran yang sistematis?
·           Jawaban        :
1.      Sistem Komunikasi Tulisan (Written Communication)
Ini meliputi surat yang dikirimkan melalui surat pos atau petugas penhantar sendiri, telegram, dan warkat tertulis lainnya.
2.      Sistem Kominikasi Lisan ( Oral Communication)
Ini meliputi telepon untuk hubungan ke luar maupun dalam kantor sendiri, radio, atau hanya corong suara.
3.      Sistem Mekanis (Mechanical System)
Ini meliputi pipa udara, ban berjalan, teleks, sampai televisi.
4.      Sistem Panggilan Petugas( Staff Location System)

5.        Pengawasan dan Pelaporan Organisasi Perkantoran
·        Pertanyaan    : Pengawasan dan pelaporan organisasi perkantoran mempunyai beberapa manfaat. Sebutkan!
·             Jawaban         :
1.      Membantu memaksimalkan keuntungan yang akan diperoleh organisasi.
2.   Membantu pegawai dalam meningkatkan produktivitas karena kesadaran akan kualitas dan kuantitas output yang dibutuhkan.
3.      Menyediakan alat ukur produktivitas pegawai atau aktivitas yang objektif bagi organisasi.
4.   Mengidentifikasi beberapa hal yang membuat rencana tidak sesuai dengan hasil aktual yang dicapai, dan memfasilitasi permodifikasiannya.
5.      Membantu mencapai kerja sesuai tingkat atau deadline yang ditetapkan.

6.        Desain Interior dan Lingkungan Kantor
·       Pertanyaan     : Untuk mendesain interior dan lingkungan kantor, dibutuhkan seorang desainer interior. Seperti apakah kategori desainer interior yang profesional?
·           Jawaban        : Desainer yang profesional yaitu desainer yang telah terkualifikasi melalui pendidikan, pengalaman, dan ujian. Seorang desainer interior harus bisa mengidentifikasi, meneliti, dan secara kreatif memecahkan permasalahan dan mengarahkan perancangan menuju lingkungan fisik yang sehat, aman, dan nyaman. Desainer interior juga bertanggung jawab dalam  berbagai hal, meliputi pengorganisasian ruang untuk menyelaraskan dengan fungsinya, meyakinkan bahwa  desain yang dibuat match atau sesuai dengan penggunaan kode keamanan bangunan, mengatur konstruksi dan penerapan desain, bahkan juga mendesain transmisi akustik dan tata suara. Seorang  desainer interior juga dituntut tanggungjawabnya dalam memilih dan menentukan peralatan, perabot, produk, bahan dan warna yang digunakan dalam perancangan interiornya.

7.        Manajemen Komunikasi
·           Pertanyaan    : Di dalam manajamen terdapat manajer dan di dalam ilmu komunikasi dikenal dengan istilah manajer komunikasi. Manajer komunikasi memiliki tiga peran utama, sebutkan!
·           Jawaban        :
1.      Peran interpersonal (interpersonal roles), menyangkut interaksi dengan pihak dalam atau pihak luar.
2. Peran Informasional (informational roles), menyangkut pemberian, penerimaan, dan penganalisisan informasi.
3.   Peran Pengambilan Keputusan (decisional roles), menyangkut pemanfaatan informasi dalam membuat keputusan penting bagi pemecahan masalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar